
Ikon Mbah Surip yang khas dengan tawa lebarnya ha-ha-ha… dan topi khas reggae warna-warni merah, kuning, dan hijau ternyata melekat bahkan sampai ia bawa mati.
Menurut dr Septiningtyas, salah satu dokter yang menangani Mbah Surip di RS Pusdikkes Jakarta Timur, Mbah Surip masih memakai atribut khasnya itu saat dinyatakan meninggal. Selain topi reggae, Mbah Surip mengenakan kaus coklat muda dan celana pendek.
Ia mengatakan bahwa Mbah Surip dibawa ke rumah sakit sekitar pukul 10.30. Menurutnya, saat itu keadaan Mbah Surip sudah meninggal. Meski demikian, dokter sempat melakukan pertolongan rescue jantung paru-paru dan sempat memberikan bantuan pernapasan, tetapi tidak tertolong. … continue reading this entry.